Raker 2018‎ > ‎

Raker 2018

Halaman ini melaporakan dinamika Raker, hasil Rapat Kerja IAIN Manado Tahun 2018, serta agenda tindaklanjutnya.

Timeline Implementasi Hasil Raker IAIN Manado 2018

posted Feb 15, 2018, 8:50 AM by Raker IAIN MANADO   [ updated Feb 15, 2018, 9:36 AM by Sulaiman Mappiasse ]

Rumusan Hasil Raker 2018

posted Feb 15, 2018, 7:46 AM by Raker IAIN MANADO   [ updated Feb 15, 2018, 9:13 AM ]

RUMUSAN HASIL

RAPAT KERJA IAIN MANADO TAHUN 2018

HOTEL SUTANRAJA, KALAWAT, MINAHASA UTARA, 8-10 PEBRUARI 2018

                                        

I.    Pendahuluan

Rapat Kerja (Raker) IAIN Manado yang dilaksanakan pada tanggal 8-10 Pebruari 2018 di Hotel Sutanraja Minahasa Utara diikuti oleh Rektor, Kepala Biro, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Prodi, Kepala Bagian dan Sub Bagian, serta Kepala Unit dan Lembaga IAIN Manado.

Raker dengan tema “Melayani dengan ikhlas mewujudkan integritas” diselenggarakan dengan menghadirkan nara sumber Itjen Kementerian Agama RI., Irwil II Itjen Kementerian Agama RI., Kepala Biro IAIN Manado, dan pejabat bidang perencanaan Kementerian Agama RI.

Raker ini dilaksanakan untuk mewujudkan tata kelola lembaga dan program kerja yang integratif, interkonektif dan sinergik dalam rangka mewujudkan visi misi IAIN Manado.

Realisasi dari tatakelola lembaga dan program kerja yang terarah dan terkontrol secara sistemastis akan ditunjukkan melalui hasil-hasil evaluasi independen, baik internal maupun eksternal, seperti perolehan Akreditasi Program Studi dan Institusi yang sangat baik. 

II.   Hasil Raker

Dengan memperhatikan pengarahan Rektor IAIN Manado dan materi dari para narasumber serta hasil diskusi peserta Raker, maka telah dirumuskan dan disepakati hal-hal berikut berdasarkan klasifikasi bidang:

A.    Umum dan Kelembagaan

1. Kekosongan jabatan strategis, seperti (a) Wakil Rektor II yang berkepanjangan telah menyebabkan kepincangan dalam manajemen dan garis koordinasi kelembagaan. Karena itu, institusi, IAIN Manado, harus segera mengangkat pejabat pada posisi strategis seperti itu sesegera mungkin. (b) Kepala UPT Perpustakaan dimana perpustakaan adalah unsur vital Perguruan Tinggi.

2. Guna menindaklanjuti hasil Raker 2018 secara produktif dan berkelanjutan, pemetaan sifat dan skopnya harus segera dirumuskan untuk diterjemahkan ke dalam rencana kerja yang disertai dengan penetapan batasan waktu dan aktor pelaksana (unit pelaksana).

3. Karena nilai rata-rata profil dan kredibilitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik IAIN Manado, belum kuat di skala lokal, nasional, maupun internasioal, penguatan daya tarik maupun daya tawar IAIN Manado seyogyanya dikemas dalam bentuk paket Program Branding yang berbasis institusi, sebagaimana yang telah dilakukan dengan sukses oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

4. Perlu segera dibentuk Sistem Pengawasan Internal (SPI) guna menjamin kualitas dan akuntabilitas kerja secara internal yang akan berimplikasi pada grade penilaian yang dilakukan oleh pihak eksternal.

5. Perlu segera dibentuk Dewan Kode Etik Mahasiswa dan Dosen.

     B.    Akademik

1.  Rektor segera mengeluarkan peraturan terkait pelaksanaan semester pendek untuk menangani persoalan mahasiswa yang terkena dampak pergantian kurikulum dalam skala waktu pendek dan mahasiswa yang terhambat atau terlambat dalam penyelesaian mata kuliah tertentu untuk skala waktu jangka panjang.

2.  Pembuatan pedoman harus dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut: Senat mengusulkan tema dan outline pedoman kepada leading sector terkait di mana dalam usulan tersebut Senat harus menetapkan apakah produk final pedoman tersebut harus ditetapkan atau disahkan oleh Senat atau pengesahannya didelegasikan kepada institusi, fakultas, program studi atau unit dan lembaga terkait; berdasarkan ulusan tersebut, leading sector terkait menyusun dan menyelesaikan penyusunan pedoman sesuai dengan usulan Senat; dan akhirnya hasil akhir penyusunan tersebut disahkan oleh pihak yang telah ditetapkan oleh Senat sebelumnya.

3.   Pedoman penulisan karya ilmiah (skripsi) yang dibuat pada tingkat institusi hendaknya dibuat bersifat umum dan tidak menyentuh hal-hal teknis seperti gaya selingkung (format layout, jenis font, dan ukuran kertas). Penjabatan pedoman penulisan secara teknis dan rinci dilakukan pada tingkat Fakultas secara fleksibel di mana perbedaan diberikan ruang dengan tetap menjaga prinsip konsistensi. Cara ini sejalan dengan visi Multikultural IAIN Manado.

4.     Pedoman KKN Internasional harus dimasukkan dalam pedoman akademik IAIN Manado.

5.  Pihak Rektorat harus melakukan sosialisasi ulang mekanisme dan kriteria penetapan predikat akhir mahasiswa yang telah dibuat sebelumnya dalam bentuk Surat Edaran Rektor berdasarkan hasil rapat Senat.

6. Sistem Akademik (SIAKAD) harus dikembalikan ke leading sector yang memiliki kewenangan untuk mengoprasionalkannya, yaitu Bagian Akademik dengan tetap menjaga kerjasama dan koordinasi yang diperlukan dalam proses implementasinya.

7.   Program pendampingan akselesari guru besar IAIN Manado harus segera dilakukan untuk meningkatkan daya sain institusi.

8.   IAIN Manado harus menguatkan kebijakan Program Matrikulasi dan Program Kesantrian Ma’had Al-Jami’ah dengan mengintegrasikannya dengan mata kuliah relevan.

9.   Harus dibuat kebijakan yang disertai dengan dukungan finansial tentang akselerasi akreditas jurnal berkala ilmiah di IAIN Manado.

C.    Keuangan

1.     IAIN Manado harus memasukkan komponen pembiayaan pelaksanaan semester pendek dalam UKT untuk semester pendek.

2.     IAIN Manado perlu merumuskan skema UKT mahasiswa mandiri.

3.     Guna menghindari kontroversi seputar pembayaran dengan skema KJM atau vakasi perlu dilakukan langkah strategis untuk menghindari dampak negatif reward yang tidak berkeadilan. Kontroversi dan reward yang kurang berkeadilan telah menimbulkan dampak psikologis yang mengganggu efektivitas kerja. Karena itu, IAIN Manado perlu menjalankan strategi simplikasi jenis kegiatan, dan pada saat yang bersamaan memaksimalkan kualitasnya sehingga penggunaan skema vakasi dalam pembayaran honor dapat ditingkatkan.

D.    IT (Teknologi Informasi)

1.     Infrastruktur IT IAIN Manado seharusnya menggunakan provider jasa yang memiliki profil dan kredibilitas pasar yang sudah teruji sehingga berbagai kendala teknis yang mengganggu kelancaran dan efektivitas kerja IAIN Manado sebagai penggunaan dapat diminimalisasi semaksimal mungkin.

2.     Ketidakmampuan SIAKAD menerjemahkan dan melayani tingkat kompleksitas penggunaannya dan kegagalannya mengintegrasikan data SIAKAD dengan Forlap Dikti mengharuskan kita untuk menggantinya dengan produk sistem SIAKAD yang spesifikasi dan kegunaannya sesuai dengan kebutuhan kampus, serta kehandalannya sudah teruji di pasar, dibuktikan dengan tingkat dan testimoni positif pengguna dari Perguruan Tinggi lain.

3.     Pengelolaan infrastruktur IT seyogyanya dipercayakan kepada leading sector yang relevan, yaitu Pusat Sistem Informasi dan Pangkalan Data (Pustipad) IAIN Manado. Tentu, leading sector harus selalu melakukan  koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak berkepentingan.

4.     Setiap unit kerja membutuhkan dukungan tenaga IT profesional.

E.  Sarana dan Prasarana

1.     IAIN Manado harus segera membangun sistem manajemen sarana dan prasarana yang terukur, terencana, terjadwal, terdokumentasi secara publik dalam hal siapa pengguna, untuk apa, kapan dan dimana.

2.     IAIN Manado harus segera menetapkan sistem pemeliharaan sarana dan prasarana secara terencana, terukur, terjadwal dan terdokumentasi.

3.     IAIN Manado harus memberdayakan semua unit pengguna sarana dan prasana untuk melakukan pemeliharaan segala sarana dan prasarana yang dimiliki/digunakan dengan dukungan dan perencanaan finansial dari institusi.

4.     Untuk keperluan visitasi tim akreditasi, IAIN Manado harus segera menyediakan ruang kerja bagi personel FEBI dan Program Studi lainnya yang akan divisitasi.

5.     Pengadaan gedung Pascasarjana IAIN Manado sangat mendesak.

F.    Administrasi

1.     IAIN Manado harus segera melakukan implementasi standar administasi, seperti surat menyurat, contoh, kop, logo dan alamat.

2.     Rektor perlu segera menetapkan alamat surat menyurat yang paten dan menentapkan pintu utama kampus yang dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan.

G.   Sumber Daya Manusia

1.     Pedoman manajemen sumber daya manusia, seperti rekrutmen dan pembinaan karir/pangkat, yang sudah ada harus segera disosialisasikan dan dimplementasikan secara konsisten.

2.     Informasi dan data pegawai yang dibutuhkan untuk kelancaran kenaikan pangkat harus dapat diakses dengan mudah melalui sistem infomasi yang profesional.

3.     Perlu segera dilakukan rekrutmen tenaga pustakawan dan laboran untuk menyelamatkan perpustakaan dan laboratorium.

4.     Jurnal sangat memerlukan administrator independen di luar tenaga dosen. 

III.  Penutup

Rumusan hasil Raker ini disepakati dan ditandatangani oleh Rektor, para Wakil Rektor, Direktur Program Pascasarjana, para Dekan, dan Kepala Biro AUAK untuk dilaksanakan secara sungguh-sungguh dalam rangka percepatan kemajuan dan penguatan kapasitas IAIN Manado.

                                                                        Minahasa Utara, 10 Pebruari 2018

 

TIM PERUMUS

Tanda Tangan

 

1.     Sulaiman Mappiasse, Ph.D               (Ketua)     (……………………………)

2.     Nenden Herawaty Suleman, SH.,MH.(Sekretaris)     (……………………………)

3.     Dr. Suprijati Sarib, M.Si.                   (Anggota)     (……………………………)

 4.     Dr. Ardianto, M.Pd                           (Anggota)      (……………………………)

5.     Hasyim S. Lahilote, SH., MH.            (Anggota)      (……………………………)

6.     Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum.          (Anggota)      (……………………………)

 7.     Dr. Ahmad Rajafi, M.HI.                   (Anggota)      (……………………………)

8.     Dr. Adri Lundeto, M.Pd.                              (Anggota)      (……………………………)

9.     Dr. Husni Idris, M.Pd.                       (Anggota)      (……………………………)

10. Rizal H. Arsyad, M.A.                       (Anggota)      (……………………………)

11. Husni Mubarak, M.Pd.I                     (Anggota)      (……………………………)

12. Sjamsuddin A.K. Antuli, M.A.            (Anggota)      (……………………………)

 13. Fany Zaman, S.Ag.                          (Anggota)      (……………………………)

14. Abjan Rondonuwu, S.HI.                   (Anggota)      (……………………………)

 

Rektor IAIN Manado,

 

 

Dr. Rukmina Gonibala, M.Si.

NIP. 196111201992032002

         

Wakil Rektor Bidang Akademik                    Wakil Rektor Bidang Kemahasiswan 

dan Pengembangan Lembaga,                   dan Kerja Sama,

 

 

 

 

Dr. Yasin, M.Si.                                         Dr. Evra Willya, M.Ag

NIP. 196304151993021001                         NIP. 197307201998032001

 

Direktur Program Pascasarjana,                 Dekan Fakultas Syariah,

 

 

 

Dr. Rivai Bolotio, M.Pd.                            Dr. Suprijati Sarib, M.Si.      

NIP. 196404181992031005                         NIP. 196708111993022001

 

 

 

 

Dekan Fakultas Tarbiyah dan                      Dekan Fakultas Ushuluddin,

Ilmu Keguruan,                                          Adab, dan Dakwah,

 

 

 

Dr. Muh. Idris, M.Ag.                                Dr. Salma, M.HI.                  

NIP. 197105152002121002                         NIP. 196905041994032003

 

Dekan Fakultas Ekonomi dan                      Kepala Biro AUAK,

Bisnis Islam,

 

 

 

Dr. Nurlaila Harun, M.Si                            Drs. Kudrat Dukalang, M.Pd.

NIP. 196710041993022001                        NIP. 195907031986031002          

Raker 2018, Dorong Perubahan Berkelanjutan

posted Feb 15, 2018, 7:40 AM by Raker IAIN MANADO   [ updated Feb 15, 2018, 7:41 AM ]

IAIN MANADO – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado selenggarakan Rapat Kerja (Raker) yang berlangsung selama 3
(tiga) hari pada 08 s.d. 10 Februari 2018. Raker IAIN Manado tahun 2018 yang diikukti oleh seluruh jajaran pimpinan dan pejabat struktural mulai dari Kepala Biro, para Kabag, dan para Kasubag, serta seluruh dosen yang mengampu tugas tambahan dibuka oleh Rektor IAIN Manado, Dr. Rukmina Gonibala, M.Si. Dalam sambutannya, Rukmina Gonibala menyampaikan bahwa pelaksanaan Raker IAIN Manado tahun 2018 sedianya akan dilaksanakan di luar daerah namun dengan pertimbangan efisiensi dan efektivitas kerja terutama untuk mempesiapkan agenda Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) yang sangat mendesak Raker IAIN Manado tahun 2018 ini dilaksanakan di dalam kota. Ia juga menyampaikan bahwa Raker yang dilaksanakan di tahun 2018 kali ini berbeda dengan Raker di tahun-tahun sebelumnya. “Jika Raker sebelumnya hanya diikuti oleh unsur pimpinan dan pejabat secara terbatas, kali ini kita ikutkan seluruh pimpinan dan pejabat di lingkungan IAIN Manado”, lanjutnya.

Raker IAIN Manado tahun 2018 yang dilaksanakan di Hotel Sutanraja, Minahasa Utara itu turut menghadirkan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI, Inspektur Wilayah (Irwil) II Itjen Kemenag RI, dan Kabag Perencanaan Ditjen Pendis Kemenag RI, Ridwan, M.Pd.

Irjen Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. M. Nur Kholis Setiawan, M.A, yang menjadi pemateri pada hari pertama Raker berbicara tentang
pengawasan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Nur Kholis Setiawan, Guru besar yang menyelesaikan studi doktoralnya dari Oriental and Islamic Studies Universitas Bonn Jerman tersebut memulai paparannya tentang kebijakan pengawasan terhadap satuan kerja di lingkungan kementerian agama termasuk satuan kerja Institut Agama Islam Negeri (IAIN). “Sebagai lembaga pengawasan internal, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mempunyai kewajiban untuk melakukan pengawasan intern terhadap seluruh program dan kegiatan Kementerian Agama”, tegasnya. Lanjut dikemukakan bahwa  pengawasan tersebut dilakukan melalui kegiatan audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya.

Nur Kholis yang merupakan Guru Besar pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu mengemukakan bahwa dengan pengawasan
Inspektorat Jenderal diharapkan seluruh sendi-sendi organisasi Kementerian Agama termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado dapat berfungsi secara maksimal sehingga terwujud tata kelola birokrasi Kementerian Agama yang profesional berbasiskan semangat religi, bahwa bekerja adalah ibadah.

Sementara itu, Irwil II Itjen Kemenag RI, Drs. Maman Saefullah, M.M, yang tampil pada hari kedua Raker menjelaskan tentang kebijakan teknis pengawasan dan pemeriksaan khususnya pada satuan kerja peguruan tinggi. Menurut Maman Saefullah yang sudah beberapa kali hadir menyampaikan meteri dalam kegiatan Raker IAIN Manado bahwa dalam mengadapi tim auditor prinsipnya adalah apa yang ditanya oleh tim auditor harus dijawab dengan baik dan dibuktikan dengan data pendukung yang relevan dan tepat. Ia juga menegaskan bahwa bahwa Itjen Kemenag RI saat ini tidak lagi berbasis pada penindakan akan tetapi berbasis pada pendampingan dan pembinaan.

Maman menegaskan bahwa tujuan audit adalah untuk mendapatkan keyakinan yang memadai terhadap kinerja satuan kerja (Satker)
dengan melakukan pengujian informasi kinerja dan bukti capaian kinerja. Selain itu, untuk memberikan informasi dalam rangka memperbaiki kinerja dan memfasilitasi pembuat keputusan oleh pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan perbaikan dan akuntabilitas publik. “Tim audit Itjen merupakan kombinasi dari auditor senior dan yunior yang insya Allah akan bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel," lanjut Maman.

Sedangkan, Kabag Perencanaan Ditjen Pendis Kemenag RI, Ridwan, M.Pd yang tampil pada hari ketiga Raker berbicara tentang kebijakan teknis dan penganggaran tahun 2018. Ridwan menyampaikan bahwa postur anggaran di kementerian agama khususnya di lingkup kerja Pendis mengalami peningkatan, namun peningkatan anggaran tersebut masih bertumpu pada belanja pegawai khususnya belanja pegawai non-PNS dan tunjangan sertifikasi guru non-PNS. 

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan pemberian tunjangan kinerja guru dan dosen, menurut Ridwan hal tersebut pasti direalisasikan namun disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada. Di akhir pemaparan materinya, Ridwan berpesan agar IAIN Manado segera merealisasikan program yang telah direncanakan sehingga seluruh program dapat terlaksana sesuai dengan time line yang ada.

Kegiatan Raker IAIN Manado yang ikut dipantau langsung oleh Rektor sejak pembukaan hari pertama hingga penutupan Raker pada hari ketiga berhasil menghasilkan sebanyak 32 rumusan rekomendasi yang akan menjadi agenda perbaikan dan orientasi perubahan tata kelola organisasi di lingkungan IAIN Manado untuk mencapai visi dan misinya sebagai perguruan tinggi Islam berbasis multikultural.

Rumusan rekomendasi yang dibacakan jelang penutupan Raker dan langsung diserahkan kepada Rektor itu merupakan hasil-hasil sidang komisi yang terbagi atas tiga komisi, yaitu komisi I yang membahas tentang evaluasi kegiatan 2017, sinkronisasi program kerja, dan pemantapan kegiatan 2018, komisi II yang membahas tentang peningkatan pelayanan publik (penguatan pedoman-pedoman pelayanan dan standard operating procedure), dan komisi III yang membahas tentang pengembangan tridharma perguran tinggi (arah kebijakan pengembangan IAIN Manado dan Percepatan Penyusunan Dokumen AIPT).

Sidang komisi yang berlangsung pada hari kedua Raker berlangsung alot dan dinamis. Pada umumnya peserta sidang komisi ikut aktif berkontribusi menyampakan ide dan pemikiran mereka tentang agenda dan skenario strategis perubahan IAIN Manado. Mayoritas peserta sidang komisi mengharapkan akselerasi perubahan dan pengembangan IAIN Manado. Hal ini tampak dalam pemaparan hasil sidang komisi dalam sesi pleno oleh masing-masing ketua komisi. Sidang pleno yang dijadwalkan berakhir pada pukul 22.00 ngolor 1 jam karena banyaknya tanggapan peserta sidang.

Sulaiman Mappiasse, Ph.D yang didaulat sebagai ketua tim perumus hasil sidang komisi dalam sesi tanggapan dalam sidang pleno
mengungkap perspektif pengembangan IAIN Manado secara komprehensif. Menurut Sulaiman, pilihan dan sekaligus orientasi pengembangan IAIN Manado harus bertumpu pada pengembangan sistem dengan berkaca pada apa yang telah dicontohkan dengan sangat baik oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. “Dengan keterbatasan pada ‘daya jual’ aktor sumber daya manusia yang dimiliki oleh IAIN Manado, maka kita tidak punya pilihan lain selain membangun dan memperkuat sistem yang kita miliki, dan sistem yang kita miliki inilah yang dapat dijadikan branding untuk membangun citra positif sehingga secara perlahan public trust terhadap institusi IAIN Manado akan meningkat”, tegasnya.

Sementara itu, Hasyim S. Lahilote, S.H, M.H. yang merupakan Wakil Dekan II Fakultas Syariah memuji langkah yang dilakukan oleh Rektor untuk melibatkan seluruh jajaran pejabat dalam Raker. “Sepanjang pengalaman saya, inilah Raker terbaik yang pernah saya ikuti selama ni”, pungkasnya. Hasyim yang adalah kandidat doktor ilmu hukum Universitas Sam Ratulangi Manado ini mengkritisi berbagai produk hukum yang dikeluarkan oleh IAIN Manado. Menurutnya, berbagai produk hukum seperti buku-buku pedoman sebaiknya dihimpun dan dilegislasi oleh Senat kemudian ditetapkan melalui Keputusan Rektor dalam satu paket produk hukum.

Masalah sarana dan prasarana juga menjadi isu sentral yang banyak disoroti. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., misalnya, dalam tanggapannya mengungkapkan bahwa sarana dan prasarana terutama di Fakultas Syariah sangat membutuhkan perhatian. “Selain kecukupan, masalah kelayakan sarana dan prasarana juga mendesak untuk dicarikan solusinya”, tegasnya. Rosdalina juga menyoroti jurnal berkala ilmiah yang dimiliki IAIN Manado yang hingga saat ini belum ada satu pun yang terakreditasi. Ia meminta pimpinan agar segera mengambil langkah-langkah taktis dan strategis untuk mendorong akreditasi jurnal yang ada di IAIN Manado melalui dukungan penganggaran yang memadai. Hal lain yang ikut disoroti oleh Wakil Dekan I Fakultas Syariah ini ialah perlunya akselerasi jabatan fungsional guru besar.

Masalah lainnya yang juga menjadi sorotan utama dalam pemaparan ketiga komisi dalam sidang pleno ialah masalah sistem
informasi akademik atau SIAKAD IAIN Manado. Para operator SIAKAD di seluruh fakultas mengeluhkan infrastruktur SIAKAD yang dalam banyak kasus masih banyak ditemukan kekurangan seperti sinkronisasi data dan juga masalah infrastruktur jaringan yang banyak bermasalah. Oleh karena itu, pada umumnya semua pihak mendorong pengembangan sistem informasi akademik melalui provider yang lebih baik, bereputas, dan telah memiliki catatan keberhasilan dalam pengembangan sistem informasi.

Raker yang berlangsung selama 3 (tiga) hari dan diikuti oleh 61 peserta dari 65 peserta yang direncanakan itu ditutup oleh Rektor IAIN Manado. Dalam sambutan penutupannya, Rektor IAIN Manado, Dr. Rukmina Gonibala, M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta Raker yang telah menunjukkan partisipasi aktif dari sejak pembukaan hingga penutupan. Ia juga berpesan dan berharap agar seluruh komponen di IAIN Manado ikut serta mengawal dan memastikan terlaksananya seluruh program yang ada. “Termasuk berbagai rumusan rekomendasi pengembangan dan perubahan yang telah dihasilkan melalui Raker ini agar kiranya semua pihak ikut serta bekerja nyata mewujudkannya untuk mendorong perubahan kampus kita secara berkelanjutan”, pintanya. (at)

Laporan: Dr. Ardianto, M.Pd

Foto-Foto

posted Feb 15, 2018, 7:05 AM by Raker IAIN MANADO   [ updated Feb 15, 2018, 7:05 AM ]

Koleksi foto-foto selama kegiatan dapat dilihat pada halaman berikut: ????

Jadwal Raker 2018

posted Feb 15, 2018, 7:01 AM by Raker IAIN MANADO   [ updated Feb 15, 2018, 7:01 AM ]

      JADWAL ACARA

RAPAT KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) MANADO

HOTEL SUTAN RAJA, 8 S/D 10 FEBRUARI 2018


Waktu

Rincian Acara

Nara Sumber

Moderator

Kamis, 8 Februari 2018

13.00 - 15.30

Registrasi Peserta

 

 

15.30-  17.30

Pembukaan

- Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

 

- Pembacaan Ayat suci Al-Qur’an

 

- Doa

 

-Laporan Ketua Panitia

 

- Arahan Rektor sekaligus membuka  acara  Rapat Kerja IAIN

-Coffe break

 

Panitia

 

Anis Toma, M.Pd

 

Ismail K. Usman, M.Pd.I

 

Fanny Zaman, S.Ag

 

Dr.Hj. Rukmina Gonibala, M.Si

 

Panitia

 

 

 

17.30 – 19.00

Ishoma

 

 

19.00 – 22.00

Materi “Pengawasan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri”

Prof.Dr. Nurkholis Setiawan, M.Phil (Itjen Kementerian Agama)

Drs.H. Kudrat Dukalang,M.Pd

22.00 – 22.15

Coffe Break

 

 

22.15 – 23.15

Evaluasi Cuti dan Disiplin ASN

Drs.H. Kudrat Dukalang,M.Pd

Abjan Rondonuwu, S.HI

Jumat, 9 Februari 2018

08.00 – 10.00

Sidang Komisi

Komisi I

Topik :

1. Evaluasi Kegiatan 2017

2. Sinkronisasi Program Kerja

3. Pemantapan Keg. 2018

5. Rekomendasi

Pembahas :

1. Para Dekan

2. Para Wadek II

3. Para Kabag, PLT Kabag & Kasubag Keuangan

 

Panitia

 

 

 

 

Sidang Komisi

Komisi II

Topik : Peningkatan Pelayanan Publik

1. Penguatan Pedoman2 pelayanan

2. SOP Kepegawaian, Keuangan dll

3. Rekomendasi

 

Pembahas :

1. Warek III

2. Para Wadek III

3. Para Kaprodi

4. Para Kasubag Akademik

5. Ka.Unit Pangkalan Data

6. LPM

 

Panitia

 

Sidang Komisi

Komisi III

Topik : Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi

1. Arah kebijakan pengembangan IAIN

2. Percepatan Penyusunan Dokumen AIPT

3. Rekomendasi

 

Pembahas :

1. Warek I

2. Direktur Pasca

3. Para Wadek I

4. LP2M

5. Ka. Unit Bahasa

6. Ka. Unit Perpustakaan

 

Panitia

10.00 – 10.30

Coffe Break

 

 

10.30 – 11.30

Presentasi hasil siding komisi dan rekomendasi

Perwakilan pembahas siding komisi

Panitia

11.30 – 13.00

Ishoma

 

 

13.00 – 17.00

Materi “Kebijakan Teknis Pengawasan dan Pemeriksaan”

Drs. H. Maman Saefullah, MM

 (Irwil II)

Sudirman Manumpil, S.HI

17.00 – 17.30

Coffe Break

 

 

17.30 – 18.00

Sidang pleno perumusan hasil sidang komisi

Perwakilan pembahas sidang komisi

Panitia

18.00-  20.00

ishoma

 

 

20.00 – 22.00

Lanjutan Sidang pleno perumusan hasil sidang komisi

Bagian Keuangan 

 

Panitia

 

 

 

 

 

Sabtu, 10 Februari 2018

08.00 – 11.00

Materi “Kebijakan teknis perencanaan dan penganggaran Tahun 2018”

Ridwan,  M.Pd

(Kabag Perencanaan Ditjen Pendis)

Panitia

11.00 – 10.30

Pembacaan hasil Rumusan Rekomendasi dan penyerahan hasil Rumusan kepada Rektor

Tim Perumus

Panitia

10.30 – 11.30

Penutupan

Penyelesaian administrasi peserta

 

Panitia

Panitia

11.30 – 12.30

Lunch dan Check Out

 

Panitia

Catatan :   Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah

1-5 of 5